Universitas Gadjah Mada
https://ugm.ac.idRiwayat Skor
2 pengujian tercatat · terakhir diuji 21 September 2026
Garis putus-putus menandai batas skor 80 (baik) dan 50 (perlu perbaikan).
| Tanggal | Skor | Perubahan | Speed | SEO | Aman | UX |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 81 | = Tetap | 59 | 92 | 100 | 72 | |
| 81 | — | 59 | 92 | 100 | 72 |
Pemeriksaan Teknis Tambahan
Rangkuman Evaluasi
1. User Interface & User Experience (UI/UX)
Situs UGM memiliki Information Architecture (IA) yang dirancang sangat matang untuk mengakomodasi kompleksitas entitas pendidikan tinggi berskala besar. Antarmukanya memanfaatkan sistem mega-menu yang cerdas dengan mengelompokkan navigasi secara spesifik berdasarkan kelompok audiens (Mahasiswa, Staf, Alumni) serta sasaran fungsional (Pendaftaran, Fasilitas, Penelitian). Pemetaan user journey ini sangat efisien, didukung oleh desain visual dan hierarki yang bersih. Meski begitu, tingginya volume informasi dan tautan di halaman beranda berpotensi memberikan sedikit beban kognitif (cognitive load) bagi pengunjung pertama.
2. Organisasi Konten
Strategi konten UGM.ac.id dieksekusi dengan dinamika dan kebaruan yang menyerupai portal berita profesional. Manajemen taksonominya sangat terstruktur; pengguna dapat dengan mudah menemukan kategori spesifik seperti “Prestasi”, “Penelitian dan Inovasi”, hingga portal khusus “SDGs” yang mencerminkan visi global universitas. Integrasi berbagai format multimedia—seperti majalah digital (Kabar UGM) dan galeri video—dilakukan dengan proporsional sehingga tidak saling bertabrakan atau menenggelamkan teks krusial, menjadikannya tolok ukur yang sangat baik untuk portal institusi.
3. Aspek Teknis (Performance & Accessibility)
Nilai jual teknis paling menonjol dari situs ini adalah implementasi standar aksesibilitas web yang nyata, ditandai dengan hadirnya toolbar aksesibilitas (Accessibility tools) di layar. Fitur yang memungkinkan pengunjung mengubah ukuran teks, mengatur High/Negative Contrast, hingga memilih Readable Font ini adalah sebuah kelangkaan (best practice) di ekosistem web publik Indonesia. Secara performa, struktur kodenya terbilang solid dan sepenuhnya responsif (mobile-friendly), mampu menangani Document Object Model (DOM) yang kompleks dan banyaknya thumbnail gambar dengan waktu muat (load time) yang tetap stabil di berbagai perangkat.