https://www.kemhan.go.id/
Kementerian Pertahanan
Laporan Audit Ringkas

Kementerian Pertahanan

https://www.kemhan.go.id/
Terakhir diperbarui: 21 September 2026 pukul 12:07
β˜†β˜†β˜†β˜†β˜†
0 / 5 (0 ulasan pengguna)
Skor Keseluruhan Skala 0–100
Baru diuji, belum ada pembanding
69
Performa / Speed
35
SEO On-Page
75
Keamanan & SSL
100
SSL Aktif & Valid (Sisa 34 hari)
UX & Mobile
66

Pemeriksaan Teknis Tambahan

πŸ›‘οΈ Security Headers 50/100 Belum ada: Content-Security-Policy, Referrer-Policy, Permissions-Policy
πŸ“… Umur Domain 15 tahun (sejak 04 Nov 2010) Expired: 10 Nov 2027 (sisa 416 hari)
🚫 Blacklist / Malware βœ… Aman (tidak terdaftar di Google Safe Browsing)
🌐 IP & Hosting 139.255.245.73 PT. LINKNET β€” Tangerang, Indonesia
⚑ Waktu Respons Server 539 ms Online (HTTP 200)
πŸ“ Validasi HTML (W3C) 100 error 37 warning
πŸ—ΊοΈ Sitemap.xml ❌ Tidak ditemukan
πŸ€– Robots.txt βœ… Ditemukan

Rangkuman Evaluasi

1. User Interface & User Experience (UI/UX)

  • Desain Portal Berita Klasik & Kepadatan Elemen: Antarmuka Kemhan.go.id mengusung gaya news-portal birokrasi pemerintahan era lama. Beranda didominasi oleh rotator/carousel berita utama, widget statistik pengunjung, serta deretan banner pengumuman berbentuk gambar statis yang disusun memanjang. Pendekatan ini memicu beban kognitif (cognitive load) tinggi; pengunjung harus menyusuri tumpukan feed berita pejabat sebelum menemukan menu utilitas dasar.

  • Kenyamanan Navigasi & Tampilan Mobile: Hirarki menu navigasi utama pada versi desktop terlalu lebar dan bergantung pada efek hover bertingkat. Pada akses perangkat seluler (mobile view), penataan menu hamburger kurang responsif dan tata letak banner gambar statis sering kali terkompresi secara tidak proporsional, mengurangi kenyamanan keterbacaan (readability) teks di layar smartphone.

2. Organisasi Konten

  • Dominasi Konten Kehumasan vs. Keterbukaan Informasi: Manajemen konten berfokus masif pada rilis pers, liputan kegiatan Menhan/Pejabat Kemhan, dan agenda seremonial (PR-centric). Meskipun menu keterbukaan informasi seperti PPID, LHKPN, dan JDIH tersedia, posisinya cenderung ‘tenggelam’ di antara blok-blok berita harian, sehingga memerlukan pencarian ekstra bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen publik atau regulasi resmi pertahanan.

  • Redundansi & Tata Kelola Tautan Eksternal/Subdomain: Banyak pintasan di beranda yang merujuk pada subdomain internal (seperti Ditjen Pothan, Ditjen Strahan, atau Badiklat) maupun aplikasi layanan sektoral. Pengorganisasian link ini belum terkonsolidasi dalam satu dashboard layanan tunggal, menyebabkan fragmentasi antarmuka dan risiko broken link atau halaman tak diperbarui (outdated content) pada subdomain instansi bawahan.

3. Aspek Teknis (Performance & Security)

  • Optimasi Bobot Halaman & Kecepatan Muat (Page Speed): Penggunaan slider berita dan banner gambar tidak terkompresi (uncompressed JPEGs/PNGs) tanpa penerapan format modern (seperti WebP) memperberat ukuran transfer data awal. Eksekusi skrip JavaScript eksternal dan CSS bawaan CMS menimbulkan render-blocking resources yang menghambat First Contentful Paint (FCP) serta menaikkan respon server (Time to First Byte / TTFB) di jaringan seluler.

  • Postur Keamanan Digital Portal Kementerian Kunci: Sebagai kementerian strategis penanggung jawab pertahanan negara, keandalan server dan proteksi siber situs ini tergolong vital. Walau sudah menerapkan enkripsi HTTPS/SSL, konfigurasi security headers tingkat server (seperti Content-Security-Policy, HSTS, X-Frame-Options, dan Permissions-Policy) masih tergolong minim atau belum terkonfigurasi secara ketat. Hal ini meninggalkan celah kerentanan terhadap potensi serangan Clickjacking, Cross-Site Scripting (XSS), maupun manipulasi konten oleh pihak ketiga.

Ulasan & Rating Pengguna

(0 ulasan)

Tulis Ulasan Anda

β˜… β˜… β˜… β˜… β˜…

Cari Website Lain