TNI
https://tni.mil.idRiwayat Skor
2 pengujian tercatat · terakhir diuji 21 September 2026
Garis putus-putus menandai batas skor 80 (baik) dan 50 (perlu perbaikan).
| Tanggal | Skor | Perubahan | Speed | SEO | Aman | UX |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 76 | β² +51 | 20 | 92 | 100 | 91 | |
| 25 | β | β | β | 100 | β |
Pemeriksaan Teknis Tambahan
Rangkuman Evaluasi
1. User Interface & User Experience (UI/UX)
Antarmuka Tni.mil.id mengusung desain portal berita publik dan institusi pertahanan nasional yang tegas, formal, serta sarat dengan elemen visual khas militer. Halaman depan didominasi oleh headline slider berukuran besar yang menampilkan berita-berita utama seputar kegiatan Panglima TNI dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Tata letak elemen grafisnya dirancang padat dengan banyak cuplikan berita dan media audiovisual di halaman utama. Meskipun memberikan kesan dinamis dan informatif, banyaknya blok konten di halaman depan memerlukan konsistensi pada pemisahan visual agar pengunjung dapat membedakan fokus berita utama, pengumuman publik, dan navigasi layanan dengan cepat.
2. Organisasi Konten
Dari aspek pengorganisasian konten, situs ini bertindak sebagai pusat agregasi informasi resmi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI). Taksonomi navigasi dikelompokkan secara terstruktur mencakup profil organisasi, struktur komando, sejarah, berita tiga matra (Darat, Laut, Udara), hingga publikasi resmi majalah/bulletin pertahanan. Kehadiran saluran transparansi publik seperti portal PPID TNI, informasi rekrutmen prajurit, dan pengadaan barang/jasa (LPSE) menunjukkan pengorganisasian konten yang tidak hanya berfokus pada kehumasan dan publisitas, tetapi juga memenuhi standar keterbukaan informasi publik institusi negara.
3. Aspek Teknis (Performance & Accessibility)
Sebagai situs web resmi komando tertinggi pertahanan negara, aspek keandalan (availability) dan keamanan (security) menjadi prioritas paling vital pada Tni.mil.id. Penggunaan media gambar dan dokumentasi berita beresolusi tinggi pada feed utama menuntut optimasi kompresi media yang agresif serta penerapan Content Delivery Network (CDN) agar waktu respons server (load time) tetap tangguh menghadapi potensi lonjakan trafik. Di samping itu, penguatan konfigurasi security headers tingkat lanjut, proteksi celah celah cyber attack, serta pemeliharaan sertifikat SSL secara berkala menjadi perhatian teknis utama untuk menjaga integritas domain pertahanan bernilai tinggi ini.